Live In Itu Seru

DAY 2

Subuh-subuh aku membangunkan Titan yang masih tidur. Bi Eti yang tadinya tidur di dekat matras lantai kami, sudah tidak ada. Mungkin sudah ke bangun untuk menyapu di halaman belakang. 

Kita ke kamar mandi untuk wudhu bergiliran dan sholat subuh berjamaah. Kita menuju KaZu dengan buru-buru. Kita akan refleksi dengan kak Raken jam 5. Tapi sudah jam 5 lewat.

Setelah refleksi, kita dan regu-regu lainnya balik ke rumah inang regu masing-masing. Regu Azalea pulang dan makan cemilan yang ada di toples-toples di atas meja ruang tamu. Aku sudah menghabiskan 3 potongan manisan pepaya. Malah Indri sudah makan 5 dari kemarin.


Setelah istirahat sedikit, kita membersihkan lantai rumah bi Eti. Titan dan Indri menyapu duluan. Terus aku dan Andini mengepel. Mengepal lantainya seru, karena kita pakai potongan kain dan harus membawa ember kecil kemana-mana. Kita mesti berlutut dan merangkak untuk mengepel lantainya. Seru sekali. 


Baru selesai membersihkan lantai, tiba-tiba di dapur sudah ada makanan banyak! Kita sarapan nasi dengan ikan dan sambal goreng kentang.  Setelah sarapan dan membersihkan lantai, kita naik pohon yang ada di belakang rumah bi Eti.



Titan, Andini, dan aku manjat pohon, dan Indri belum naik

Saat kita sedang asyik-asyik naik pohon, bi Eti datang membawa ayam dari kandangnya sendiri. Ayamnya mau disembelih! Kita semua turun dan melihat ayamnya di potong. Setelah ayamnya di potong, kita menunggu bi Eti mengeluarkan isian perut ayam dan setelah itu kita cabuti bulunya.


Mencabuti bulu ayam
Ketika ayamnya sudah bersih dari bulu, kita memotongnya dengan kapak kecil dan talenan. Terlihat mudah tapi kenyataannya tidak! 

Ayam sudah di potong-potong, sekarang tinggal memasaknya. Kita masuk ke dalam rumah dan mengulek bumbu. Kita akan membuat ayam rica-rica. Setelah semua bumbu sudah siap, kita memasukkan ayam dan bumbu ke dalam panci dan menaruhnya di atas tungku.

Sesudah memasak, kita ngerujak bareng regu Libra dengan mangga. Dan saat kita sudah selesai makan rujak mangga, Indri dan Titan akan pergi jogging, jadi aku dan Andini akan sendirian di rumah. Jadi kita memanggil regu Aquarius (Syauqi, Danish) yang kebetulan lewat rumah, untuk main kartu UNO. 

Saat main UNO, semua anak OASE maupun anak kampung pergi menuju lapangan bola. Kita yang main UNO terheran-heran. Katanya pertandingan bola jam 2. Kok jam 2? Tapi kita tetap mengikuti mereka. Titan dan Indri sudah di sana. Semua laki-laki bertanding duluan, terus nanti yang perempuan. Dan kita menonton.



Aku dan Andini pulang karena mau mengambil sesuatu. Saat mau balik ternyata semua pertandingan sudah selesai. Kita belum sempat nonton pertandingan bola perempuan! Semua perempuan sudah balik. Kita di undang regu Orchid (Khansa, Aliyah, Taci) untuk main ke rumah inang mereka, kebetulan mereka juga mau balik ke rumah. Jadi kita mengikuti mereka ke rumah pak Jaka, rumah paling jauh. Regu matahari (Kezia, Naura, Tisyara) juga ikut. 

Di sana kita ngobrol-ngobrol dan main kartu. Kita main kartu UNO beberapa ronde. Kezia, Tisyara, Naura, Indri, Titan sudah pulang. Tinggal tersisa aku, Khansa, Andini, Aliyah, dan Taci. Saat kita mau berganti ke kartu remi, regu Orchid dipanggil ke dapur. Ibu inang mereka sedang memotong kangkung untuk makan malam. Aku dan Andini juga ikut membantu. Setelah itu kita pulang.


Sore-sore, kita membantu bi Eti mencari kayu bakar dan memotong daun pisang yang sudah layu di pohonnya. Kita pulang masing-masing membawa kayu bakar yang besar 2 batang. Lalu menaruhnya di dapur.


Aku dan Andini yang seharian belum mandi, ikut mandi di rumah regu Matahari bareng Tisyara dan Naura. Setelah itu kita balik dan sholat maghrib di masjid bareng regu Orchid.


Kita balik dan buru-buru mengambil tas kecil dan lari ke kazu. Kita semua terlambat datang untuk refleksi bareng kak Raken. 


Balik dari kazu, kita makan malam di rumah. Bi Eti sudah makan, jadi sudah siap-siap tidur. Sedangkan aku, Titan, Indri, dan Andini sedang gosip (hehehe) dan mengobrol. Setelah makan malam dan ngobrol, aku, Andini, dan Titan tidur di luar dengan sleeping bag. Sementara Indri tidur di dalam kamar karena kurang nyaman.


DAY 3

Kita bangun pagi untuk sholat subuh. Aku, Titan, Andini lagi melipat sleeping bag. Aku dan Titan berhasil melipat sleeping bag, sementara sleeping bag Andini masih terlalu besar untuk di masukkan ke dalam tasnya. Saat aku buka lagi sleepingbagku, aku malah jadi kesusahan melipatnya lagi. Akhirnya sleepingbag aku dan Andini dilipat oleh Titan.

Setelah sholat subuh, kita jalan ke kazu untuk refleksi.


Refleksi di pondok kakak-kakak mentor


Pulang dari pondok mentor kita semua menulis logbook yang sudah 3 hari belum dikerjakan. Kita menulis di teras sambil ngobrol. Dan sesekali ngobrol sama regu Libra sambil teriak-teriak karena tidak kedengeran.

Setelah itu kita sarapan dan baca Al'Quran bersama.


Titan dan Indri akan jogging lagi untuk tugas panjat tebing mereka, berarti aku dan Andini ditinggal lagi. Jadi kita ke tebing di dekat kazu untuk duduk-duduk dan main kartu UNO sambil menikmati angin.


Kakak-kakak mentor menyuruh kita untuk balik dari kazu karena Titan dan Indri mencari kita. Saat mau balik ke rumah, kita melihat Vacha yang sedang lari-lari. Saat kita mengikuti dia, ternyata teman-teman kita ada di rumah inang regu Leo dan sedang minum air kelapa. Disana ada Titan dan Indri juga! Aku dan Andini ikut minum air kelapa dengan teman-teman yang lain. Setelah itu kita main kartu UNO.

Kita semua dipanggil ke kazu dan disuruh membawa peralatan untuk menggali tanah. Kita masing-masing membawa alat. Aku membawa cangkul, Andini membawa parang, Indri membawa garpu kebun, dan Titan membawa cangkul mini. 

Kita menanam pohon jambu yang masih kecil.



Menanam pohon tidak memakan waktu banyak. Beberapa menit saja sudah selesai. Di jalan pulang, langit mendung dan mulai gerimis. Jadi kita semua lari agar tidak kena hujan.


Beberapa menit kemudian, kita di kasih tahu kalau kita harus membantu mempersiapkan hajatan oleh teman-teman. Jadi kita memakai jas hujan dan pergi meninggalkan rumah. Di tengah jalan, Syauqi, Dilan, Rakka jalan ke arah kami. Katanya anak Eksplorasi tidak jadi mempersiapkan hajatan, jadi mereka pulang. 

Kita semua sudah basah, jadi kita memutuskan untuk hujan-hujanan. Tapi saat kita menuju lapangan untuk hujan-hujanan, hujannya berhenti! Jadi kita balik ke rumah dan mandi.


Setelah mandi, kita langsung sholat maghrib dan isya. Dan saat kita siap-siap untuk makan malam, regu Orchid dan Matahari datang ke rumah kami untuk menunggu kita selesai makan agar bisa ke kazu bareng. Jadi malam itu kita makan dengan teman-teman di teras rumah. Bi Eti juga kenalan sama beberapa teman Eksplorasi.

Selesai makan, kita semua jalan bareng menuju kazu. Di sana kita refleksi malam, dan bernyanyi! Kita menyanyikan lagu-lagu OASE. Pertama lagu Ayo Indonesia, lalu Belajar Dimana Saja, dan yang terakhir Sang Penjelajah. Kita latihan bernyanyi untuk pertunjukan yang akan kita berikan kepada penduduk dusun Sukajadi.

Ternyata satu regu harus menyiapkan pertunjukan sendiri! Jadi aku dan teman-teman sereguku memutuskan untuk menyanyikan lagu Laskar Pelangi, tapi dipotong agar tidak terlalu lama. Saat kita pulang, kita semua langsung latihan nyanyi lagu Laskar Pelangi.

Setelah latihan, kita gosok gigi dan tidur.











No comments

Thank you for reading and leaving your comment here. I really appreaciate it, and surely will visit your blog shortly.